Tampilkan postingan dengan label Illustrator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Illustrator. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Theory Desain Grafis

Sebelum kita melangkah ke praktek pembuatan desain, alangkah baiknya kita mengetahui dulu sedikitnya theory tentang desain grafis.

Menurut kamus Wiki pedia bahasa Indonesia, Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan, desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Prinsip dan unsur desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

Pengenalan Image

Dalam  dunia desain grafis ada dua tipe image, yaitu Bitmap dan Vector. Bitmap yaitu objek gambar yang dibentuk dari titik-titik kecil yang disebut piksel, contohnya foto digital dan image dengan format JPEG , PNG, dll. Sedangkan Vector yaitu objek gambar yang dibentuk dari gabungan titik dan garis (kurva) yang memiliki algoritma matematika tertentu, contohnya font, shape, dan gambar-gambar dengan format Eps, dll.

Ada beberapa software grafis yang biasa digunakan untuk mengolah gambar, yaitu:
  1. Bitmap : Adobe Photoshop,  Paintshop Pro, Corel Photo Paint, Ms. Paint, dll.
  2. Vector : Adobe Flash, Adobe Illustrator, Corel Draw, Freehand, dll.
Dari kedua tipe image grafis tersbut, masing-masing memliki kelebihan dan kekurangan , antara lain:
Bitmap
Kelebihannya :
  • Bisa menciptakan image dengan warna lebih kompleks 
  • Pengeditan perpixel / perarea jauh lebih dimungkinkan
  • Lebih cepat dan lebih sesuai jika ditampilkan dilayar monitor, karena gambar bitmap bisa ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor anda.
Kekurangannya :
  • Gambar akan terlihat pecah-pecah jika diperbesar, karena terbentuk dari pixel-pixel
  • Ukuran file gambar relatif besar
  • Jika melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitas gambar tersebut akan menurun.

Gambar Bitmap

    Vector
    Kelebihan :
    • Ukuran file biasanya lebih kecil dari gambar bitmap karena  hanya berisi data mengenai bezier curves yang membentuk sebuah gambar.
    • Bisa diresize lebih besar tanpa mengurangi kualitas gambar (gambar tidak pecah, tanpa ada noise dan blur)
    • Dapat dicetak dengan resolusi tinggi pada printer anda
    Kelemahan :
    Perlu diperhatikan, tidak semua gambar vector dapat diubah sekalanya sesuka anda:
    • Gambar hanya bisa diubah sekalanya 20 persen lebih besar atau lebih kecil
    • Garis-garis tipis akan menghilang jika diubah sekalanya terlalu banyak
    • Kesalahan- kesalahan kecil akan terlihat jika gambar diperbesar telalu besar.

    Gambar Vector

      Sampai disini dulu ya sedikit theory tentang Desain Grafis, nanti saya tambahkanan lagi.

      Senin, 25 Februari 2013

      Pengenalan Photoshop dan Ilustrator

      Mungkin temen-temen sudah sering denger yang namanya Photoshop dan Ilustrator, tapi barang kali ada yang belum tau atau belum mengenal Photoshop dan Ilustrator itu apa sih? Baliklah saya ingin memberikan penjelasan sedikit tentang Photoshop dan Ilusrator.

      Adobe Photoshop adalah Software grafis yang dikeluarkan oleh Perusahaan Adobe System untuk mengolah gambar atau foto, seperti mengedit foto, memberikan efek, dan sebagainya. Dengan program Photoshop foto kita yang tadinya jelek bisa dirubah menjadi bagus, foto temen-temen juga bisa dibuat ganteng atau cantik dengan Photoshop, heee... Photoshop banyak digunakan dan disukai oleh para Desainer Grafis dan Photografer Digital karena memiliki banyak kelibahan dibanding software pengolah gambar lainnya, selain itu juga Adobe System selalu mengularkan versi terbaru yang dilengkapi fitur-fitur canggih dalam Photoshop dan program adobe lainnya.

      Edit foto menggunakan Photoshop

      Seperti halnya Photoshop, Ilustrator juga merupakan Software keluaran Adobe System yang dirancang khusus untuk mengolah gambar vector, seperti pembuatan logo, icon, ilustrasi, dan sebagainya. Adobe Illustrator juga banyak digunakan dalam mendesain logo, kartu nama, undangan, brosur, poster dan sebagainya. Karena format gambar yang dihasilkan Adobe Illustrator berupa gambar vector, sehingga banyak digunakan dalam mecetak gambar yang berukuran besar seperti sepanduk, poster, baliho, dan sebagainya.

      Gambar dibuat menggunakan Adobe Illustrator

      Sabtu, 23 Februari 2013

      Pengenalan Komponen Pada Illustrator

      Sebelum bekerja dengan Adobe Illustrator, yang  pertama kali harus kita lakukan adalah mengenal dan mempelajari dulu komponen dan peralatan pada Adobe Illustrator, supaya kita tidak mendapatkan kesulitan dalam bekerja, sehingga hasil karya kita sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang, owalah kayak lagunya Abimesti aja. Yuk kita langsung menuju TKP.

      Untuk membuka Dokumen Adobe Illustrator CS4 pertama kita buka menu Start, All program, kemudian pilih Adobe Master Collection CS4, lalu pilih Adobe Illustrator, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. (Bagi yang belum memiliki software Adobe Illustrator CS4 silahkan instal dulu).

      Tampilan utama Adobe Illustrator (AI)

      Pilih File, New (Ctrl+N) pada palet menu diatas untuk membuka dokumen baru, atau Open a Recent Item untuk membuka dokumen yang pernah kita buat dalam menu tampilan Adobe Illustrator (AI). Untuk pertama kali kitaakan membuka dokumen baru, karena kita belum pernah membuat dokumen Ilustrator sebelumnya. Setelah kita pilih New maka akan muncul jendela New Dokumen seperti tampilan dibawah ini.

      Jendela New Document

      Isi name untuk nama file/dokumen, size untuk ukuran, Orientation untuk tampilan Portrait (tegak) atau Landscape (mendatar), dan sebagainya. Setalah selesai melakukan pengaturan dokumen baru lalu kita klik OK, maka kita sudah bisa mulai bekerja dengan Adobe Illustrator, mudahkan? Kita akan mendapatkan halaman kosong seperti yang di tunjukan pada gambar dibawah ini.

      Lembar Kerja Adobe Illustrator (AI)

      Letak tampilan komponen pada Adobe Illustrator tidak jauh berbeda dengan tampilan pada Adobe Photoshop, jika temen-temen  belum melihat tampilan pada Photoshop klik disini untuk melihatnya.

      Tool Box Utama

      Toolbox atau panel tools pada Illustrator juga letaknya tidak jauh berbeda dengan Photoshop, hanya mungkin ada beberapa  tools saja yang berbeda nama dan fungsinya. perhatikan panel  tools dibawah ini.

      Toolbox Adobe Illustrator

      Keterangan gambar:
      1. Selection Tool (V), Tool yang digunakan untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek.
      2. Direct Selection Tool (A), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva didalam objek.
      3. Magic Wand Tool (Y), Untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek secara bebas.
      4. Lasso Tool (Q), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva secara laso di dalam objek.
      5. Pen Tool (P), Digunakan untuk menggambar garis lurus ata garis lengkung (kurva)
      6. Type Tool (T), Digunakan untuk menulis huruf.
      7. Line Segment Tool (\), Untuk menggambar bidang garis.
      8. Elipse Tool (L), Untuk menggambar lingkaran
      9. Paintbrush Tool (B), Untuk menggambar sesuai pilihan brush yang sedang aktif
      10. Pencil Tool (N), Untuk menggambar garis bebas dan mengedit garis.
      11. Blob Brush Tool (Shift+B), Untuk menggambar bebas seperti melukis.
      12. Eraser Tool (Shift+E), Untuk menghapus bidang objek.
      13. Rotate Tool (R), Untuk memutar objek atau gambar dengan besar angka tertentu.
      14. Scale Tool (S), Untuk merubah ukuran dimensi objek dengan angka tertentu.
      15. Warp Tool (Shift+R), Untuk melakukan distorasi terhadap garis maupun bentuk kurva.
      16. Free Transform Tool (E), Untuk langsung mengubah dimensi, memutar atau memiringkan (skew) objek setelah diseleksi.
      17. Symbol Sprayer Tool (Shift+S), Untuk menggambar bebas berdasarkan symbol yang sedang aktif.
      18. Column Grapth Tool (J), Untuk menggambar grafik statistik.
      19. Mesh Tool (U), Digunakan untuk membuat objekyang mempunyai beragam warna gradasi yang dibuat dengan mengatur titik-titik mesh.
      20. Gradien Tool (G), Digunakan untuk membuat warna gradasi.
      21. Eyedropper Tool (I), Untuk mengambil contoh warna dari sebuah objek.
      22. Blend Tool (W), Digunakan untuk mencampur warna (blend) objek.
      23. Live Paint Bucket Tool (K), Untuk mengisi warna fill pada objek yang terpilih/terseleksi.
      24. Live paint selection Tool (Shift+L), Untuk menyeleksi warna fill pada sebuah objek.
      25. Artboard Tool (Shift+O), Untuk menyeleksi, menggeser, merubah posisi artboard (lembar kerja).
      26. Slice Tool (Shift+K), Digunakan untuk mengiris atau memotong objek.
      27. Hand Tool (H), Digunakan untuk mggeser lembar kerja.
      28. Zoom Tool (Z), Digunakan untuk memperbasar tampilan gambar.
      29. Fill (X), Digunakan untuk memilih warna dalam.
      30. Stroke (X), Digunakan untuk memilih warna garis.
      31. Color (<), Untuk mengaktifkan palet color.
      32. None (/), Menyatakan tidak ada warna sama sekali.
      33. Change Screen Mode (F), Untuk memilih tampilan layar.
      34. Gradient (>), Untuk mengaktifkan palet gradient

      Palet Illustrator

      • Navigator dan Info


      Palet Navigator, untuk memudahkan navigasi pada lembar kerja.
      Palet Info, menyampaikan informasi yang berhubungan dengan tool yang sedang terpilih.

      • Color dan Color guide

      Palet Color, tempat melakukan pemilihan warna.
      Palet Color Guide, untuk memberi warna garis tepi.

      • Stroke, Gradient, dan Transparency

      Palet Stroke, digunakan untuk mengedit garis, seperti menambah atau mengurangi ukuran, bentuk garis, dll.
      Palet Gradient, untuk memberikan dan mengedit warna gradasi.
      Palet Transparency, untuk mengatur tingkat transparan sebuah objek.

      • Swathces, Brushes, dan Symbol 
       

      Palet Swatches, digunakan untuk menyimpat warna untuk dipakai kembali.
      Palet Brushes, digunakan untuk memilih dan mengedit macam brsh.

      •  Layers, Action, dan Links

      Palet Layers, tempat untuk menyimpan elemen gambar ditempat yang terpisah namun masih dalam satu file, ada palet Appearance, Graphic Style, Patfinder, dan masih ada lagi palet lain yang tidak saya jelasin disini, soalnya kebanyakan sih, barangkali temen-temen capek bacanya.

      Monggo dipelajari dulu baik-baik bagi yang belum paham, supaya cepet paham dan langsung bisa dipraktekkan.


        Selasa, 12 Februari 2013

        Membuat Bentuk Dasar Pada Illustrator

        Hasil Akhir
        Pada pertemuan kita kali ini, saya akan mencoba memulai menggambar bentuk dasar pada Adobe Illustrator dengan menggunakan tools dasar yang terdapat pada palet tools. Disini saya akan memberikan contoh yang sangat mudah sehingga bisa diikuti oleh teman-teman yang baru belajar menggunakan software Adobe Illustrator.

        Langkah awal yang harus dilakukan adalah aktifkan Adobe Illustrator CS lalu pilih File/New. Maka akan muncul jendela new dokumen, klik disini untuk melihat pengaturan dokumen baru. Setelah lembar kerja baru sudah siap pilih Rectangle Tool (tool yang berbentuk kotak) pada toolbox, lalu buat persegi panjang rangka pensil seperti gambar dibawah ini.

        Membuat rangka pensil

        Dalam keadaan terseleksi, beri warna stroke (garis) hitam (#000000) dan warna fill (isi) hitam (#000000) pada kotak pertama. Serta warna stroke (garis) hitam (#000000) dan warna fill (isi) biru tua (#1B1464) pada kotak kedua, sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.

        Badan pensil

        Setelah itu kita buat kepala pensil dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool yang terletak dikelompok Rectangle Tool, beri warna hitam untuk stroke dan fill. Lalu buat persegi panjang kecil untk leher/pembatas antara kepala dan badan pensil dengan menggunakan Rectangle Tool dan beri warna fill putih dah stroke hitam, tempatkan didepan objek yang lain (bring to front) dengan cara klik kanan pada objek yang diseleksi (persegi panjang putih) lalu pilih Arrange > Bring to Front (Shift+Ctrl+]).

        Menambahkan leher dan kepala pensil

        Langkah selanjutnya adalah kita tambahkan ujung pensil dengan menggunakan Polygon Tool. Pilih Polygon Tool yang terletak di kelompok Rectangle Tool klik dan drag sambil menekan tanda panah ke bawah pada keyboard untuk menghasilkan bentuk segi tiga, tentukan ukuran segitiga sesuai dengan lebar badan pensil. Beri warna stroke hitam (#000000) dan warna fill coklat (#C69C6D). Kemudian copy segitiga tersebut dengan cara menekan Alt lalu klik dan drag (geser) objek segitiga tersebut, rubah ukuran segitiga menjadi lebih kecil, dan beri warna fill hitam, lalu tempatkan segitiga kecil diujung segitiga besar, letakkan didepan (bring to front). 

        Menambahkan Ujung Pensil

        Kemudian pilih semua objek dengan cara klik dan drag dari luar objek sampai mengenai seluruh objek, gabungkan objek menjadi satu dengan cara klik kanan lalu pilih group (Ctrl+G).Dalam keadaan objek masih  terseleksi putar objek -30 derajat, klik kanan pilih Transform > Rotate isi -30 pada kolom angle lalu tekan OK.

        Pensil sudah jadi. Sekarang kita tinggal menambahkan stationary dan goresan pensil. Untuk membuat goresan pensil kita gunakan Pencil Tool (N). Pilih pencil tool pada palet tool lalu klik dan drag, buat goresan sesuai yang anda inginkan, atur ketebalan stroke (garis) pada palet stroke (weight). 

        Goresan pensil
         Langkah selanjutnya adalah membuat staionary. Buat dua buah persegi besar dan kecil, ukuran disesuaikan. Beri warna fill yang anda inginkan. Tempatkan persegi kecil didepan persegi besar, lalu tambahkan variasi gambar di tepi persegi, dengan menggunakan elips tool, star rool, polygon tool, dan spiral. Untuk membuat bintang yang memiliki sudut berbeda, kita gunakan star tool, klik dan drag tahan lalu tekan tanda panah pada keyboard. Panah atas untuk menambah sudut, panah bawah untuk mengurangi sudut. Setelah jadi, gabungkan objek stationary menjadi satu grup degan cara pilih semua objek, klik kanan lalu pilih group atau dengan  menekan  Ctrl+G pada keyboard. 

        Stationary
        Kemudan tempatkan stationary dibelakang pensil dengan cara seleksi, klik kanan, pilih Arrange > Send to Back atau dengan shortcut Ctrl+Shift+[.

        Pensil dan Stationary
        Dan langkah terakhir tinggal menambahkan background dengan rectangle tool beri warna fill dan tempatkan dibelakang objek (send to back), selesai. Gampangkan? Selamat mencoba.

        Hasil Akhir

        Jumat, 01 Februari 2013

        Mengenal Lapisan Layer Pada Illustrator

        Seperti halnya pada Photoshop, Illustrator juga memiliki lapisan layer yang berguna untuk memudahkan kita dalam pengeditan gambar. Untuk lebih jelasnya dibawah ini saya sediakan video tutorial tips menggunakan layer pada Adobe Illustrator, silahkan anda simak dan perhatikan baik-baik video berikut.

        Rabu, 30 Januari 2013

        Panduan Menggunakan Paintbrush Tool dan Panel Brush Illustrator Bag. 1


        Brush Tool dan Panel Brush pada Illustrator adalah salah satu komponen tool yang sangat berperan dalam pembuatan karya ilustrasi vector. Dengan brush tool (B) dan panel brush anda bisa membuat bentuk garis berkembang menarik, pola, tepi runcing dan masih banyak lagi. Pada tutorial ini saya akan membahas dasar-dasar penggunaan brush tool dan panel brush serta bagaimana cara untuk membuat brush tool sendilri.

        Paintbrush Tool

        Pada dasarnya fungsi paintbrush tool sama seperti menggunakan pencil tool yaitu dengan cara klik dan drag untuk membuat jalur. Perbedaannya adalah brush tool (B) berlaku standar pada seni vector ke jalur yang anda buat. Hal ini mungkin tampak seperti perbedaan yang sederhana, namun dengan brush tool anda dapat membuat karya seni ilustrasi vector menjadi lebih menarik.

        Empat Jenis Brush Illustrator

        Illustrator memiliki empat jenis brush. Brush ini memiliki bentuk dan prilaku berbeda bila diterapkan dalam sebuah garis atau sapuan. Keempat brush tersebut diantaranya adalah:

        1. Calligraphic Brush:

        Calligraphic Brush / Brush Kaligrafi menciptakan sapuan brush seperti tinta pena atau kuas. Dengan Brush kaligrafi anda dapat mendefinisikan sebuah pena atau titik pena.

        2. Scatter Brush:

        Scatter brush akan mendefinisikan seni vector sebagai brush/kuas. Scatter brush kemudian akan menyebarkan salinan seni/gambar di garis bila diterpkan pada sebuah garis.

          3. Art Brush

        Art brush akan mengaplikasikan seni vector pada brush/kuas. Art brush akan meletakkan sapuan seni di jalur bila diterpkan pada garis.

         4. Pattern Brush

        Pattern brush memungkinkan Anda untuk menentukan lima pola dijadikan kuas dan kemudian mendistribusikan di sepanjang jalur.


        Menerapkan dan Menggambar dengan Brush 

        Ada dua cara menerapkan brush Illustrator, yaitu anda bisa menyapukan brush langsung neggunakan brush tool atau meletakkan ke garis/path yang sudah ada. 

        Paintbrush tool : Untuk menerapkan garis brush dengan brush tool (B), pilih Paintbrush tool (B) pada toolbox, kemudian pilih jenis brush pada panel brush lalu mulai menggambar.


        Menerapkan pada Path (jalur) : Pilih jalur/path lalu pilih jenis brush pada panel brush.


        Paintbrush Tool Preferences

        Untuk melakukan pengaturan preferensi (pilihan) brush, double click paintbrush tool pada panel brush untuk membuka menu pilihan (Paintbrush Tool Prefernces).


        Tolerances
        • Fidelity : Menetapkan Fidelity rendah akan menambahkan lebih titik jangkar (anchor points) ke jalur brush. Sebaliknya, memiliki Fidelity lebih tinggi akan menghasilkan lebih sedikit titik jangkar (anchor points) dalam path/garis.
        • Smoothness :  Menetapkan persentase lebih tinggi dari 0 akan membuat jalur brush lebih halus.
        Options
        • Fill New Brush Stroke : Pilihan ini akan mengisi path/garis sekali selesai.
        • Keep Selected : Opsi ini menjaga stroke bush dipilih setelah diambil.
        • Edit Selected Paths :  Pilihan ini akan memungkinkan Anda mengedit jalur di atas jalan yang dibuat dalam kisaran pixel tertentu. Rentang pixel dapat diubah dari slider bar di bawah kotak centang Edit Selected Path.
          

        Paintbrush Tool Keyboard Shortcuts dan Kontrol Keyboard

        Shortcut dan kontrol keyboard berguna untuk mempercepat langkah kita dalam membuat karya desain.

        • Shortcut keyboard (B).
        • Tahan Shift untuk membatasi gerakan hingga 45 °, 90 °, 135 °, atau 180 ° saat membuat sapuan kuas.
        • Tahan Option (Alt) untuk menampilkan Smooth Tool. 

        Panel Brush 

        Panel brush adalah tempat dimana kita dapat mengakses empat jenis kuas (brush) pada Illustrator.Caligraphic dan Scatter Brushes terletak dalam tampilan thumbnail kecil, sedangkan Art dan Pattern Brush ditampilkan dalam persegi panjang horizontal (selama tampilan thumbnail dipilih dari menu drop-down Panel Brush). Jika panel brush anda tidak dibuka, pergi ke menu Window > Brushes (F5) untuk membukanya.

        Brush Panel Breakdown
        Dibawah ini adalah tampilan panel brush. 
        •  Brush Panel drop-down menu: Dalam menu ini Anda dapat mengubah tampilan dari kuas, pilih brush tidak terpakai , buka perpustakaan brush lainnya, dan banyak lagi.
        • Brush Libraries Menu Button:  Klik tombol ini untuk membuka menu drop-down untuk membuka perpustakaan brush lain pada komputer Anda atau menyimpan satu set brush.
        • Remove Brush Stroke Button: Klik tombol ini ketika jalur brush dipilih untuk menghapus stroke/garis.
        •  Stroke Options: Klik tombol ini untuk membuka dialog Stroke Pilihan untuk stroke kbrush tertentu yang dipilih.
        •  New Brush: Klik tombol ini untuk membuat sebuah brush baru dari dialog New Brush.
        • Delete Brush: Klik tombol ini untuk menghapus brush dari Panel Brush. 
         
        Sampai disini dulu pembahasan kita tentang Paintbrush Tool dan Panel Brush Illustrator, insya Allah nanti saya lanjutkan pada pertemuan berikutnya yaitu Panduan Menggunakan Paintbrush Tool dan Panel Brush Illustrator Bag 2.

        Minggu, 27 Januari 2013

        Panduan Menggunakan Paintbrush Tool dan Panel Brush Illustrator Bag. 2

        Pada pertemuan kemarin saya pernah membahas tentang Panduan Menggunakan Paintbrush Tool dan Panel Brush Illustrator Bag.1, yaitu mengenai jenis brush pada Illustrator , panel brush, pengaturan prefernsi, dan cara penggunaan brush. Kali ini saya akan menjelaskan lebih detail cara penerapan dan penggunaan masing-masing jenis brush Illustrator, diantaranya Calligraphic Brush, Scatter Brush, Art Brush, dan Pattern Brush, serta bagaimana cara membuat brush baru.

        Calligraphic Brush

        Pada Illustrator sudah terdapat beberapa tampilan brush kaligrafi, namun terkadang kita kurang puas dengan standar brush yang ada kecuali anda menggunakan tablet. Untuk itu anda dapat membuat brush baru dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
        • Klik New Brush dari panel brush dan pilih New Calligraphic Brush dialog New Brush. Maka akan terbuka New Calligraphic Brush Options.

        • Ubah nama brush sesuai yang Anda inginkan

        • Angle: Ketik nilai pada kotak Angle. Nilai ini akan menentukan sudut brush.

        • Roundness: Dengan memasukkan nilai lebih rendah dari 100% akan menghasilkan sikat/brush datar. Mengatur variasi untuk Random dengan nilai yang tinggi akan menciptakan lebih banyak variasi dalam bulatan brush.

        • Diameter: Dengan memasukan nilai yang tinggi akan menghasilakan diameter brush lebih besar.

        • Klik OK untuk menyimpan Calligraphic Brush baru.

        Edit Calligraphic Brush

        Untuk mengedit Calligraphic Brsh yang sudah ada, klik dua kali pada brush tertentu pada Panel Brush untuk membuka dialog Calligraphic Brush.

         

        Scatter Brush

        Untuk membuat Scatter Brush, ikuti langkah berikut:
        • Buat beberapa karya seni untuk Brush Scatter. Gradien dan Efek tidak dapat digunakan saat membuat Scatter Brush.
          


        • Pilih (seleksi) semua karya seni yang dibuat dan tarik ke Panel Brush. Ketika dialog New Brush terbuka, pilih New Scatter Brush dari pilihan untuk membuka Scatter BrushOptions.


        • Ubah nama brush jika diinginkan.

        • Size: Gunakan slider untuk menentukan ukuran Fixed (tetap) atau Random (acak) dalam kaitannya dengan aslinya.  Jika anda ingin mendefinisikan ukuran acak, pilih Random  dari menu drop-down di sebelah Ukuran slider.

        • Spacing:: Gunakan slider untuk menentukan jumlah Fixed (tetap) atau Random (acak) dari jarak antara contoh karya seni. Jika anda ingin mendefinisikan ukuran acak, Random pilih dari menu drop-down di samping slider Spasi.


        • Scatter: Gunakan slider untuk menentukan seberapa jauh karya seni akan bertaburan dari jalur brush yang diterapkan. 



        • Rotating: Gunakan slider untuk menentukan berapa banyak karya seni/gambar akan berputar sebagai brush diterapkan ke path/garis.

        • Rotation Relative to: Ubah pilihan ini sehingga seni relatif ke halaman atau relatif ke jalan.


        • Colorization: Mengatur pewarnaan ke None, tints, tints dan Shades, dan Hue Shift, tergantung pada bagaimana Anda ingin warna ditambahkan ke warna asli seni stroke.



        • Klik OK untuk menyimpan Scatter Brush baru anda. 

        Edit Brush Scatter

        Untuk mengedit Scatter Brush yang sudah ada, klik dua kali pada brush tertentu pada Panel Brush untuk membuka dialog Scatter Brush.


        Art Brush 

        Illustrator sudah memiliki beberapa Art Brush, tapi anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat brush baru:
        •  Buat beberapa karya seni untuk Brush Scatter. Gradien dan Efek tidak dapat digunakan saat membuat Art Brush.



        • Pilih semua karya seni yang dibuat dan tarik ke Panel Brush.  Ketika dialog New Brush terbuka, pilih New Art Brush dari pilihan, untuk membuka Seni Brush Options.


        • Ubah nama brush sesuai keinginan Anda.


        • Direction: Pengaturan Direction (arah) menentukan orientasi seni dalam kaitannya dengan jalur brush yang kita diterapkan.  Pilih salah satu dari empat arah panah untuk mengubah opsi ini.  Panah biru yang muncul di daerah pratinjau memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana seni/gambar brush akan ditarik pada jalur. sapuan brush.


        • Widht: Ubah nilai ini untuk menentukan seberapa besar seni akan ditampilkan dalam kaitannya dengan jalur brush yang diterapkan.  Untuk sebagian besar Anda ingin memeriksa kotak Proporsional untuk menjaga ketinggian dengan ransum lebar tidak berubah seperti skala objek brush yang anda terapkan.


        • Flip Along dan Flip Across: Centang kotak  untuk membalik seni di atas sumbu horisontal dan vertikal.


        • Colorization: Sama dengan pilihan pewarnaan pada Scatter Brush Options..


        • Klik Ok untuk menyimpan Art Brush baru. 

        Pattern Brush

        Pattern Brush / Brush Pola dapat dikatakan yang paling sulit untuk dikuasai. Sebuah Pattern Brush dapat terdiri dari lima warna pola yang berbeda. Anda dapat menggunakan karya seni yang berbeda untuk awal, akhir, sisi (tengah), di dalam sudut, dan luar sudut. Membuat Pattern Brush dengan lima pola warna mengharuskan Anda untuk membuat beberapa ubin pola.  Pertama saya akan  membuat Pola Brush sederhana kemudian menjelaskan cara membuat Pattern Brush dengan beberapa pola warna.

        • Buat beberapa gambar karya seni untuk Pattern Brush seperti yang ditunjukkan dibawah ini. Gradien dan Efek tidak dapat digunakan saat membuat Pattern Brush.
         



        • Pilih (seleksi) semua objek gambar yang dibuat dan tarik ke Panel Brush. Ketika dialog New Brush terbuka pilih New Pattern Brush dari pilihan, untuk membuka Pattern Brush Options.



        • Ubah nama brush sesuai yang anda inginkan.
        • Scale: Sekala menentukan seberapa besar  atau kecil ukuran brush.
        • Spacing: Spasi menentukan jarak antara sapuan brush.
        • Flip Along dan Flip Across: Centang kotak kecil ini untuk membalik brush di atas sumbu vertikal dan horizontal.
        • Fit: Stretch to Fit pilihan untuk membuat sapuan brush seusuai spanjang garis. Add space to fit pilihan untuk menambahkan spasi/jarak yang sesuai di spanjang jalur brush. Approximate Path pilihan merubah perkiraan jalur garis sehingga sesuai dengan sapuan brush.
        • Colorization: Sama sepeti pewarnaan pada pembuatan brush yang lain.


        Menambahkan Beberapa Pola Swatch 

        Anda dapat membuat Pattern Brush dengan beberapa warna swatch untuk membuat spanduk, bingkai foto, dan banyak lagi.

        • Buat beberapa gambar/karya seni untuk Pattern Brush / Brush Pola. Gradien dan efek tidak dapat digunakan saat membuat Pattern Brush.



        • Mendefinisikan setiap elemen terpisah sebagai contoh pola individu dengan menyeret setiap elemen ke Panel Swatch satu per satu. Beri nama pada pattern/pola swatch baru Anda, supaya mudah dalam pencarian. Caranya klik dua kali pada contoh di Panel Swatch dan mengganti namanya.


        • Klik New Brush dari Panel Brush dan pilih New Pattern Brush. Maka  akan terbuka Pattern Brush Options.




        • Untuk menambahkan swatch kebagian tertentu dari garis (awal, akhir, sisi(tengah), dalam sudut, dan luar sudut), klik pada thumbnail yang sesuai di bagian atas dialog Pattern Brush Options. Setelah dipilih, Anda dapat memilih contoh pola yang sesuai dari daftar.


        • Klik Ok.

        Edit Pattern Brush

        Untuk mengedit Pattern Brush yang sudah ada, klik dua kali pada brush tertentu dia Panel Brush untuk membuka Pattern brush Options.

        Menyimpan brushes

        Setelah kita membuat brush baru, tentu kita kita harus menyimpannya supaya brush yang kita buat tidak hilang jika suatu saat nanti kita gunakan lagi. Caranya klik menu Brush Libraries dan pilih Save Brushes. Beri nama brush, dan bila suatu saat Anda membutuhkannya, klik Menu Brush Libraries, lalu pilih brush Anda di bagian User Defined.


        Tips
        •  Gunakan Scatter Brush untuk membuat halaman seni tampak acak.
        • Jika Anda ingin mengedit contoh brush yang sudah ada, gunakan tombol Stoke Options dari Panel Brush. Anda dapat melakukan perubahan pada stroke brush tertentu tanpa mempengaruhi stroke brush lainnya.
        • Anda tidak dapat menggunakan gradien pada brush, tetapi Anda dapat menggunakan campuran/blends. Anda dapat membuat campuran (blend) yang terlihat seperti gradien dan menciptakan sebuah brush.
        Old Post ►
         

        Copyright 2012 ILMU DESAIN GRAFIS: Illustrator Template by Bamz | Publish on Bamz Templates