Selasa, 19 Juli 2011

Seetharaman Narayanan


<>
Seetharaman Narayanan seorang etnis India lulusan Mechanical Engineering from Regional Engineering College, Tiruchirapalli, India dan Masters in Engineering at the Southern Illinois University, Carbondale, US. Bergabung dengan Adobe sudah 17 tahun (15 tahun dalam wawancara di tahun 2006) sejak dikembangkannya Adobe Photoshop versi 2.5.

Dia sebenernya setingkat dengan beberapa nama senior yang ada di splash screen Photoshop hanya saja beruntungnya dia mempunyai nama yang sangat unik sehingga diletakkan di baris atas urutan kedua di splash screen setelah Thomas Knoll. Nama-nama senior yang lain mungkin kurang unik jadi tidak diperhatikan pembacanya meskipun sudah muncul di Photoshop generasi awal.


Dan tidak semua software membuat splash screen seperti Photoshop dgn memperkenalkan orang dibalik layar terlebih dahulu. Sampai membuat nama itu melekat di mata usernya.

Dia berperan sebagai engineer yang memungkinkan software Photoshop bisa berjalan multi thread. Dan ketika itu hanya Windows NT yang bisa berjalan multithread dan Macintosh saja belum. Setelah peluncuran versi 3.0, team Windows dan Mac bergabung dan Seetharaman Narayanan ikut bertanggung jawab di beberapa produk Adobe terutama yang menyangkut core development, tetapi tetap home basenya di Photoshop.

Kejutan lainnya adalah si Genius ini selalu naik SEPEDA untuk berangkat kerja sejauh 20 mil slama 10 tahun dia bekerja..


Perbedaan Format Font


Hallo Sobat Bloggers, tentunya Anda pernah mendengar istilah 'TTF' atau 'TrueType Font' bukan? atau mungkin PostScript dan OpenType mungkin? Nah, kali ini kita akan coba membahas mengenai perbedaan dari masing-masing format font tersebut.

1. PostScript
Format font PostScript atau dikenal dengan nama lainnya 'Type-1', merupakan format font yang dikembangkan oleh Adobe di sekitar tahun 1980an, beberapa tahun sebelum diluncurkannya TrueType. Format tersebut berbasiskan teknologi cetak milik Adobe (Adobe PostScript printing technology) yang merupakan bahasa pemrograman komputer dimana memungkinkan mencetak hasil dengan resolusi tinggi untuk grafis berbagai macam ukuran. PostScript telah lama dipilih sebagai pilihan yang meyakinkan, terutama bagi desainer profesional, para penerbit dan percetakan.
Format font PostScript terdiri atas dua bagian dimana keduanya sama pentingnya, yaitu font yang benar-benar akan dicetak serta font yang muncul di layar monitor. PostScript dapat secara langsung ditempatkan dalam sebuah folder khusus font. Namun dahulu semua pengguna PC yang menggunakan OS Windows versi sebelum Windows 2000 harus menginstal Adobe Type Manager (ATM) terlebih dahulu untuk dapat menggunakan font PostScript tersebut.



2. TrueType
Font dengan format TrueType dikembangkan oleh Apple dan Microsoft pada tahun 1980an, beberapa tahun setelah dirilisnya font dengan format PostScript. Salah satu ciri dari TrueType adalah sebagian besar menyertakan dua jenis sistem operasi komputer (Macintosh dan Microsoft). Data font  TrueType tergabung dalam satu komponen sama baik untuk penggunaan font pada layar monitor dan mesin pencetak, hal tersebut memungkinkan proses instalasi menjadi semakin mudah, bahkan bagi seseorang yang awam sekalipun. TrueType Font juga dapat berbasis berbagai macam platform bahasa (Unicode).

3. OpenType
Font dengan format OpenType merupakan format font baru yang dikembangkan atas usaha bersama antara Adobe dan Microsoft. Layaknya TrueType, OpenType juga memiliki komponen data yang terpadu baik untuk kebutuhan pada layar monitor maupun untuk kebutuhan mesin pencetak. Format OpenType ini memiliki beberapa keunggulan yaitu kompatibel dengan berbagai sistem platform komputer (Macintosh & Windows) dan penambahan jumlah karakter set yang jauh lebih banyak. Format ini memiliki kemampuan hingga 65.000 karakter, ruang tambahan sebanyak ini sangat memberikan kebebasan bagi desainer font untuk membuat rangkaian karakter huruf kecil yang lebih lengkap, bentuk font alternatif dan karakter-karakter lainnya yang sebelumnya harus dipisahkan menjadi sebuah font baru yang berdiri sendiri.
Namun, tidak semua font OpenType memiliki kemampuan penambahan karakter seperti disebutkan diatas. Banyak juga font yang sudah dikonvert dari format PostScript atau TrueType tanpa menambahkan kemampuan tersebut sebagaimana format OpenType yang sesungguhnya. Format OpenType dijual dipasaran yang memiliki ruang tambahan untuk set karakternya, secara tidak resmi disebut juga dengan "OpenType Pro". Dukungan untuk OpenType Pro tersebut semakin bertambah, namun format ini belum stabil untuk digunakan dalam berbagai aplikasi.

Kesimpulan:
A. PostScripts Type-1 : Memiliki kualitas resolusi yang sangat baik, sangat cocok digunakan untuk keperluan penerbitan atau percetakan.
B. TrueType :  Fleksibel atau lintas platform bahasa (Unicode), data tunggal, sangat cocok digunakan untuk keperluan perusahaan atau kantor dimana membutuhkan kualitas yang tinggi pada layar dan multi bahasa.
C. OpenType : Menggabungkan kelebihan dari PostScripts dan TrueType, dengan penambahan fungsi lainnya yaitu penambahan jumlah karakter. Jenis OpenType ini terbagi dua: OpenType TT (.ttf) dan OpenType PostScript (.otf)
Jenis Font: TrueType (klik pada gambar untuk memperbesar)
Times New Roman (TrueType) memiliki multi bahasa (Unicode)
Jenis Font: OpenType PostScript juga memiliki multi bahasa (klik pada gambar untuk memperbesar)


sumber: a b 

Minggu, 17 Juli 2011

Anatomi Huruf #2


Okay Sobat Bloggers, mari kita lanjutkan mengenai pembahasan anatomi huruf, namun bagi Anda yang belum membaca Anatomi Huruf bagian pertama, sangat dianjurkan untuk membacanya terlebih dahulu :)

11. Leg, bagian bawah huruf yang memiliki kesan "menopang" huruf tersebut. Misalkan bagian bawah huruf "L" dan garis diagonal bawah pada huruf "K".

12. Shoulder, merupakan bentuk lengkung yang biasanya merupakan pangkal sebuah leg.


13. Crossbar, merupakan bagian huruf yang menghubungkan antara stem utama dengan stem lainnya pada sebuah huruf. Contoh pada huruf "H" dan "A".

14. Axis, merupakan garis tak nampak yang membagi sebuah huruf sehingga bagian atas dan bawah akan membentuk sebuah axis. Contoh tampak pada huruf "O".

15. Ear, umumnya ditemukan pada huruf "g", dimana biasanya terletak pada bagian atas kanan dari sebuah bowl.
16. Tail, biasanya merupakan bagian yang berada di bawah garis decender. Secara umum ditemukan pada huruf "Q" dan ""g, j, p, q, y", namun pada jenis huruf dekoratif, biasanya muncul juga pada huruf "K", "R".
17. Terminal, merupakan bagian ujung (lurus atau lengkung) dari setiap stroke yang tidak mengikutsertakan bagian serif huruf tersebut.
18. Aperture, biasanya berupa ruang negatif atau jarak dari sisa stroke pada sebuah huruf. Sebagai contoh nampak pada huruf 'n', 'C', 'S'; bagian bawah dari huruf 'e' dan bagian atas dari huruf 'a'.
19. Link/Neck, sebuah tarikan garis yang biasanya melengkung, yang berfungsi sebagai penghubung antara 'bowl' dan 'loop/lobe' pada bagian bertingkat dari huruf 'g'.
20. Loop/Lobe, biasanya terdapat pada bagian huruf 'g' yang ada dibawah garis 'baseline' yang terhubung kepada 'bowl'. Biasanya juga terdapat pada huruf 'p', 'b' dan 'l'.

disarikan dari: sumber 1 2 3

Anatomi Huruf #1

Halo sobat Bloggers, bagi Anda yang baru masuk ke dalam dunia tipografi, tentunya Anda sering mendengar istilah-istilah yang menyangkut dengan anatomi sebuah huruf bukan?

Huruf dapat dianalogikan seperti layaknya kita manusia, memiliki struktur dan bagian-bagian tubuh yang saling melengkapi serta terpadu menjadi satu kesatuan tubuh. Okay, langsung saja kita bahas masing-masing bagian dari anatomi huruf.

klik gambar untuk memperbesar

1. Baseline, merupakan garis tak nampak dimana karakter huruf "duduk". Namun biasanya huruf bulat seperti "e" akan ditaruh sedikit lebih bawah melewati baseline.


2. Meanline, merupakan garis batas yang terletak pada bagian atas huruf kecil seperti "e", "g" dan "y" serta pada titik lengkung seperti pada huruf "h".

3. X-height, merupakan jarak antara garis 'baseline' dan 'meanline'.

4. Cap height, adalah jarak dari 'baseline' hingga titik puncak huruf besar (kapital) seperti "H"

5. Ascender, bagian dari karakter huruf yang melewati garis 'meanline'. Atau dengan kata lain, merupakan bagian karakter huruf yang bagiannya lebih tinggi melewati garis atas x-height.
6. Descender, kebalikan dari ascender. Merupakan bagian huruf yang berada di bawah garis 'baseline'

7. Serifs, huruf biasanya dibagi menjadi 'Serif' dan 'Sans Serif', huruf-huruf berjenis 'Serif' dapat dibedakan dari penambahan pada ujung 'stroke'-nya.

8. Stem, merupakan garis tegak seperti pada huruf "B" dan garis diagonal utama seperti pada huruf "V". Stem juga biasanya dikenal dengan pembangun tubuh yang utama pada sebuah karakter huruf.

9. Bowl, merupakan kurva parabola tertutup dan terbuka yang menciptakan kesan ruang di dalamnya.

10. Counter, bagian dalam dari 'Bowl'. 

Okay Sobat Bloggers, silakan klik disini untuk membaca lebih lanjut mengenai pembahasan anatomi lainnya, seperti: Leg, Shoulder, Crossbar, Axis, Ear, Tail, Terminal, Aperture, Link/Neck dan Loop/Lobe




disarikan dari: sumber 1 2 3

Selasa, 28 Juni 2011

100 Font Terbaik Sepanjang Masa

Hai Sobat Bloggers, berdasarkan salah satu laman Jerman ada 100 font yang dianggap sebagai font terbaik sepanjang masa. 


Menilai bagus-tidaknya sebuah font merupakan perkara yang sulit. Bagaimanakah kita mengukur sebuah kualitas estetis seperti sebuah font? Laman di Jerman ini telah melakukan penilaian font terbaik berdasarkan:
1. Angka penjualan font 
2. Nilai historis 
3. Kualitas estetis


Perlu diperhatikan bahwa penilaian tersebut memiliki cakupan hanya pada font yang berlisensi berbayar saja. Font yang bersifat gratis serta keragaman sistem operasi yang digunakan tidak menjadi variabel penilaian.



Sekarang saya coba tampilkan font-font yang menduduki peringkat 33 teratas:
Klik gambar untuk memperbesar


Okay Sobat Bloggers, berikut ini 100 Font terbaik tersebut:


1. Helvetica [1957 - Max Miedinger]
2. Garamond [1530 - Claude Garamond]
3. Frutiger [1977 - Adrian Frutiger]
4. Bodoni [1790 - Giambattista Bodoni]
5. Futura [1927 - Paul Renner]
6. Times [1931 - Stanley Morison]
7. Akzidenz Grotesk [1966 - G nter Gerhard Lange]
8. Officina [1990 - Erik Spiekermann]
9. Gill Sans [1930 - Eric Gill]
10. Univers [1954 - Adrian Frutiger]
11. Optima [1954 - Hermann Zapf]
12. Franklin Gothic [1903 - Morris Fuller Benton]
13. Bembo [1496 - Francesco Griffo]
14. Interstate [1993 - Tobias Frere-Jones]
15. Thesis [1994 - Lucas de Groot]
16. Rockwell [1934 - Frank H. Pierpont]
17. Walbaum [1800 - Justus Walbaum]
18. Meta [1991 - Erik Spiekermann]
19. Trinit [1982 - Bram De Does]
20. Din [1926 - Ludwig Goller]
21. Matrix [1986 - Zuzana Licko]
22. OCR [1965 - American Type Founders]
23. Avant Garde [1968 - Herb Lubalin]
24. Lucida [1985 - Chris Holmes / Charles Bigelow]
25. Sabon [1964 - Jan Tschichold]
26. Zapfino [1998 - Hermann Zapf]
27. Letter Gothic [1956 - Roger Roberson]
28. Stone [1987 - Summer Stone]
29. Arnhem [1998 - Fred Smeijers]
30. Minion [1990 - Robert Slimbach]
31. Myriad [1992 - Twombly & Slimbach]
32. Rotis [1988 - Olt Aicher]
33. Eurostile [1962 - Aldo Novarese]
34. Scala [1991 - Martin Majoor]
35. Syntax [1968 - Hans Eduard Meier]
36. Joanna [1930 - Eric Gill]
37. Fleishmann [1997 - Erhard Kaiser]
38. Palatino [1950 - Hermann Zapf]
39. Baskerville [1754 - John Baskerville]
40. Fedra [2002 - Peter Bil'ak]
41. Gotham [2000 - Tobias Frere-Jones]
42. Lexicon [1992 - Bram De Does]
43. Hands [1991 - Letterror]
44. Metro [1929 - W. A. Dwiggins]
45. Didot [1799 - Firmin Didot]
46. Formata [1984 - Bernd M llenst dt]
47. Caslon [1725 - William Caslon]
48. Cooper Black [1920 - Oswald B. Cooper]
49. Peignot [1937 - A. M. Cassandre]
50. Bell Gothic [1938 - Chauncey H. Griffith]
51. Antique Olive [1962 - Roger Excoffon]
52. Wilhelm Klngspor Gotisch [1926 - Rudolf Koch]
53. Info [1996 - Erik Spiekermann]
54. Dax [1995 - Hans Reichel]
55. Proforma [1988 - Petr van Blokland]
56. Today Sans [1988 - Volker K ster]
57. Prokyon [2002 - Erhard Kaiser]
58. Trade Gothic [1948 - Jackson Burke]
59. Swift [1987 - Gerald Unger]
60. Copperplate Gothic [1901 - Frederic W. Goudy]
61. Blur [1992 - Neville Brody]
62. Base [1995 - Zuzana Licko]
63. Bell Centennial [1978 - Matthew Carter]
64. News Gothic [1908 - Morris Fuller Benton]
65. Avenir [1988 - Adrian Frutiger]
66. Bernhard Modern [1937 - Lucian Bernhard]
67. Amplitude [2003 - Christian Schwartz]
68. Trixie [1991 - Erik van Blokland]
69. Quadraat [1992 - Fred Smeijers]
70. Neutraface [2002 - Christian Schwartz]
71. Nobel [1929 - Sjoerd de Roos]
72. Industria [1990 - Neville Brody]
73. Bickham Script [1997 - Richard Lipton]
74. Bank Gothic [1930 - Morris Fuller Benton]
75. Corporate ASE [1989 - Kurt Weidemann]
76. Fago [2000 - Ole Schafer]
77. Trajan [1989 - Carol Twombly]
78. Kabel [1927 - Rudolf Koch]
79. House Gothic 23 [1995 - Tal Leming]
80. Kosmik [1993 - Letterror]
81. Caecilia [1990 - Peter Matthias Noordzij]
82. Mrs Eaves [1996 - Zuzana Licko]
83. Corpid [1997 - Lucas de Groot]
84. Miller [1997 - Matthew Carter]
85. Souvenir [1914 - Morris Fuller Benton]
86. Instant Types [1992 - Just van Rossum]
87. Clarendon [1845 - Benjamin Fox]
88. Triplex [1989 - Zuzana Licko]
89. Benguiat [1989 - Ed Benguiat]
90. Zapf Renaissance [1984 - Hermann Zapf]
91. Filosofia [1996 - Zuzana Licko]
92. Chalet [1996 - House Industries]
93. Quay Sans [1990 - David Quay]
94. C zanne [1995 - Michael Want, James Grieshaber]
95. Reporter [1938 - Carlos Winkow]
96. Legacy [1992 - Ronald Arnholm]
97. Agenda [1993 - Greg Thompson]
98. Bello [2004 - Underware]
99. Dalliance [2000 - Frank Heine]
100. Mistral [1953 - Roger Excoffon]


Bagaimana Sobat Bloggers, font mana yang paling terbaik menurut Anda? :D






sumber

Facebook Diramaikan Oleh Para Lansia

jejaring sosial facebook lansia Selamat sore blogger semua hmmmmmm akhirnya bisa kembali ngeblog ni hehehehe, setelah hampir sebulan lebih jarang sekali buka blog berhubung banyak aktivitas ofline yang menyita banyak waktu jadi ngeblognya sedikit tertunda mohon maaf juga buat kawan2 blogger yg mampir dan berkomentar disini belum bisa chugy bales.

Disela waktu yg sedikit mepet ini coba membuat posting yang di comot dari http://news.id.msn.com yang sedikit menarik seputar pengguna facebook yg mengalami peningkatan cukup pesat dengan pengguna'y para Lansia (Lanjut Usia) bukan kalangan remaja lagi yg meramaikan dunia jejaring sosial ini melainkan para nenek2 sm kakek2 yang sedang kegandrungan sama facebook heheheh, lebih lengkap beritanya bisa baca dibawah ini.

LONDON - Pertumbuhan pesat Facebook selama dua bulan terakhir disinyalir tidak lepas dari peran pengguna lansia, atau mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Setidaknya itu terjadi wilayah Inggris Raya.

Demikian hasil pengamatan terbaru UKOM/Nielsen yang dilaporkan Mad.co.uk, Selasa (28/6/2011). Nielsen mencatat jumlah pengunjung paruh baya jejaring sosial raksasa itu meningkat signifikan dalam kurun dua tahun terakhir. Sejak 2009 lalu, pengunjung Facebook berusia 50 hingga 64 tahun tumbuh hingga 84 persen.

Pertumbuhan pengunjung lansia ini berperan besar mendorong Facebook sebagai situs yang paling sering dikunjungi kedua di Inggris. Berdasarkan data Nielsen, sebanyak 28,6 juta penduduk Inggris mengakses situ situ sepanjang Mei. Namun Facebook belum bisa mengalahkan Google yang berhasil merengkuh 33,7 juta pengunjung.

Akhir pekan lalu, Facebook dikabarkan telah memiliki pencapaian baru dengan merengkuh 750 juta pengguna aktif setiap bulannya. Ini jelas peningkatan yang sangat pesat, mengingat Mei lalu mereka 'baru' memiliki sekira 700 juta anggota.

Sebelumnya pada bulan Juli 2010, Facebook resmi mengumumkan bahwa jumlah pengguna mereka tembus angka 500 juta. Saat itu CEO Mark Zuckerberg sempat pesimistis perusahaannya akan mencapai satu miliar pengguna. Tapi melihat pertumbuhan yang cepat ini, angka 1 miliar bukan tidak mungkin menjadi kenyataan.

Source : http://news.id.msn.com

Senin, 27 Juni 2011

Download Master script grafis (part 2)



Download :
◄ New Post Old Post ►
 

Copyright 2012 ILMU DESAIN GRAFIS Template by Bamz | Publish on Bamz Templates